Hacker Berhasil Mencuri dari data dari 1.7 Juta Akun Pengguna Imgur Pada Tahun 2014

0
17
views
Hacker Berhasil Mencuri dari data dari 1.7 Juta Akun Imgur

Lopokopi.com – Buat beberapa kelompok tertentu Imgur merupakan layanan yang populer dan sangat bermanfaat, namun sebaliknya dibeberapa kalangan mungkin masih banyak yang belum mengetahui atau bahkan baru mendengar Imgur.

Imgur adalah sebuah layanan yang digunakan untuk menghost file dalam bentuk gambar secara daring atau online. Layanan ini sedikit banyaknya menyerupai website penyedia layanan yang sama seperti Photobucket, Google Photo dan layanan penyedia host gambar secara online besutan raksasa teknologi ternama Yahoo, Flicker.

Imgur sendiri didirikan oleh Alan Schaaf di Athens, Ohio, Amerika Serikat pada 23 Febaruari 2019. Imgur yang mengibaratkan dirinya sebagai “rumah untuk gambar paling populer di website ini, di awal tahun 2014, aksesnya diblokir oleh pemerintah indonesia melalui instasi terkait, Kominfo. Karena layanan ini mengizinkan gambar yang berkonten dewasa. Namun hingga saat ini Imgur masih bisa diakses di Indonesia.

Setalah lama tidak terdengar kabarnya, baru-baru ini ada berita mengejutkan dari Imgur yang mengatakan bahwa pada medio tahun 2014 hacker telah berhasil mencuri informasi dan data dari 1.7 juta pengguna layanan mereka di seluruh dunia. Jika kamu pengguna tetap layanan ini dari tahun sebelum 2014 hingga sekarang, disarankan untuk segera mengganti kata sandi akun kamu pada layanan host gambar asal negeri Paman Sam ini.

Seperti dikutif dari TheVerge, Roy Sehga selaku Chief Operating Officer dari Imgur mengatakan bahwa pelanggaran itu terjadi pada tahun 2014 yang lalu. Sehgal juga menjelaskan bahwa selama ini Imgur tidak mengumpulkan nama, alamat atau nomor telepon dari para pengguna, data pengguna yang berhasil di curi oleh hacker hanya e-mail dan kata sandi.

Perusahaan yang menaungi Imgur mengatakan bahwa insiden yang mengejutkan ini masih dalam tahap investigasi dan penyelidikan di intenal ereka, tapi pihak Imgur mengkalim bahwa mereka percaya hacker telah berhasil mengelabui algoritma lama yang mereka gunakan. Perusahaan juga mengatakan mereka telah memperbaharui enkripsi pada algoritma ini pada tahun 2016 lalu.