5 Framework PHP Pengembang Website Yang Wajib Dicoba Oleh Web Developer

0
35
views
Framework PHP Terbaik Pengembang Website

Lopokopi.com – Menurut Arief dalam bukunya yang berjudul Pemrograman Web Dinamis Menggunakan Php dan Mysql pengertian PHP adalah  Bahasa server-side –scripting yang menyatu dengan HTML untuk membuat halaman web yang dinamis. Karena PHP merupakan server-side-scripting maka sintaks dan perintah-perintah PHP akan diesksekusi diserver kemudian hasilnya akan dikirimkan ke browser dengan format HTML.

Framework PHP dikalangan para pengembang website sering disebut sebagai sebuah kerangka kerja yang sudah terpola dengan struktur coding yang lebih rapi dan biasanya banyak digunakan oleh developer untuk mengembangkan project besar secara team.

Dengan adanya framework ini, team akan lebih mudah mengembangkan sebuah aplikasi karena pola yang digunakan sudah sama antara para developer, keuntungan menggunakan framework ini salah satunya adalah jika dalam satu team dalam sebuah project tertentu ada yang resign atau berhenti akan lebih mudah dilanjtukan dengan developer baru tanpa harus mengubah logika program tersebut.

Framework PHP menggunakan metode pengembangan berbasis MVC atau yang sering disebut dengan Model, Vew, Controller. Seperti dikutip dari wikipedia Model-View-Controller atau MVC adalah sebuah metode untuk membuat sebuah aplikasi dengan memisahkan data (Model) dari tampilan (View) dan cara bagaimana memprosesnya (Controller).

MVC memisahkan pengembangan aplikasi berdasarkan komponen utama yang membangun sebuah aplikasi seperti manipulasi data, antarmuka pengguna, dan bagian yang menjadi kontrol dalam sebuah aplikasi web.

1. Laravel

Laravel merupakan sebuah framework PHP yang dibangun dengan konsep MVC (model view controller) yang dikembangkan oleh Taylor Otwell pada tahun 2011. Laravel sendiri dirilis dibawah lisensi MIT dengan menggunakan GitHub sebagai tempat berbagi kode.

Pada Desember 2013, Laravel dinobatkan sebagai PHP framework terpopuler dan berada diatas PHP framework lain seperti Phalcon, Symfony2, CodeIgniter dan lainnya. Laravel dirancang untuk meningkatkan kualitas perangkat lunak dengan mengurangi biaya pengembangan awal dan pemeliharaan.

2. CodeIgniter (CI)

CodeIgniter merupakan aplikasi open source  berbasis framework PHP yang dibangaun dengan konsep MVC (Model, View, Controller) untuk membangun website dinamis dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP.

CodeIgniter pertama kali dikenalkan ke publik pada 28 Februari 2006, dan hingga sekarang masih menjadi salah stau Framework paling disukai oleh web developer di berbagai belahan dunia. Sama dengan Framework lainnya CodeIgniter dibangun memudahkan developer dalam membangun sebuah aplikasi web dengan cepat dibandingkan dengan membangun dengan PHP Native.

3. Zend Framework

Zend Framework adalah sebuah framework open source untuk mengembangkan aplikasi web yang dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP. Zend Framework didukung oleh Zend, yang merupakan perusahaan yang didirkan oleh beberapa core developer PHP (Andy Gutmans dkk.).

Zend Framework menawarkan kinerja MVC tinggi, database yang mudah digunakan, dan komponen dalam bentuk HTML rendering, validasi, dan filtering sehingga pengembang dapat mudah mengembangkan sebuah aplikasi berbasis web.

4. Yii Framework

Yii adalah framework (kerangka kerja) PHP berbasis open source, berkinerja tinggi untuk pengembangan aplikasi Web berskala-besar.  Sama seperti Framework PHP pada umumnya, Yii juga telah mengadopsi konsep MVC – Model, View, Controller dalam struktur pemogramanya.

Yii menyediakan reusability maksimum dalam pemrograman Web dan mampu meningkatkan kecepatan pengembangan secara signifikan. Nama Yii sendiri merupakan singkatan dari “Yes It Is.

5. CakePHP

CakePHP adalah sebuah framework atau kerangka kerja untuk membuat aplikasi CRUD (Create, Read, Update, Delete) berbasis bahasa pemrograman PHP. CakePHP hadir sebagai alternatif bagi Anda yang masih kesulitan mempelajari framework.

Sesuai dengan namanya, CakePHP  menawarkan kemudahan dalam membuat aplikasi web dengan cepat (RAD: Rapid Application Development). Selain mudah untuk dikembangkan CakePHP juga sudah support Ajax dan ORM (Object Relational Model).